BERITADPD GOLKAR

Jelang Musda Golkar, Salim Fakhry Bakal Raih Ketua DPD Golkar Aceh Tenggara

0
Aktivis LIRA Agara, M Saleh Selian.

Berita Golkar – Desas-desus siapa yang bakal terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara jelang Musda (Musyawarah Daerah) kian berhembus kencang.

Sejumlah nama yang termasuk tokoh dari Negeri Bumi Metuah sepakat segenap Kutacane ini pun mulai bermunculan bermaksud ikut andil guna merebut posisi puncak Partai Pohon Beringin ini.

Bahkan digadang-gadang perebutan kursi Ketua Golkar Aceh Tenggara ini pada kontes Musda kali ini memiliki tujuan yang tersirat guna bertarung pada Pilkada 2022 mendatang, tak pelak wacana tersirat itu kian memicu adrenalin para calon Ketua Golkar Agara.

Tidak tanggung-tanggung perhatian serius dari sejumlah Tokoh Politik yang tengah berkiprah di perpolitikan lokal dan Nasional bakal menghiasi arena Musda Golkar Agara pada 18 Agustus 2020 mendatang.

Menariknya, dukungan kuat dari berbagai kalangan masyarakat Aceh Tenggara justru mengarah ke sosok HM Salim Fakhry, SE, MM, kader tulen Golkar Agara ini merupakan politisi Senayan untuk dua periode berturut-turut 2014-2019 dan 2019-2024.

Salah satunya dukungan kuat tersebut datang dari Aktivis LIRA Aceh Tenggara, M Saleh Selian, yang menilai dari sejumlah tokoh yang bakal bertarung di Musda Golkar kali ini.

Baca Juga :  Menangkan Pilkada, Rusli Gerakkan Kader Partai Golkar Hingga ke Tingkat Desa

“HM Salim Fakhry saya prediksi bakal mampu meraihnya terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Aceh Tenggara, bukan tanpa alasan,” sambung M Saleh Selian, ditengarai Salim Fakhry rasanya orang yang paling tepat guna memimpin Partai ini ke depan.

Salim Fakhry bukan politisi karbitan yang populer dengan cara-cara instan, latar belakang politiknya cukup mumpuni, dan sebagai Kader Golkar militansi ke partai ini tidak perlu diragukan lagi

Baik ketika partai ini mengalami pasang surut di blantika perpolitikan tanah air, bahkan kesetiannya pada Partai Golkar tidak bisa diremehkan dan dipandang sebelah mata, nyaris 30 tahun karir politiknya setia bersama Golkar.

“Jadi wajar saja, HM Salim Fakhry yang saat ini tercatat sebagai salah satu pengurus di DPP Partai Golkar sebagai Wakil Bendahara Umum, yang menurut saya jabatan tersebut bukanlah jabatan kaleng-kaleng, mampu terpilih dalam partai besar dari ribuan kadernya di pentas perpolitikan Nasional.

Suka tidak suka dan mau tidak mau itu menjadi nilai plus bagi Salim Fakhry di arena Musda Golkar Agara mendatang,” terang M Saleh Selian kepada Analis News, Kamis (06/08/2020), di salah satu Cafe seputaran Kota Kutacane.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Digitalisasi, Kesempatan Emas bagi Para Pemuda Indonesia dalam Era New Normal

Selain itu, HM Salim Fakhry adalah sosok tokoh politik Aceh Tenggara yang santun. “Politik balas dendam bukanlah karekternya, kendati kecamuk penghianatan kader, hingga black campaign ketika perhelatan pileg dan pilkada kerap menimpa dirinya.

Namun dengan lapang dada dan tangan terbuka Salim Fakhry mampu merangkul semua musuh-musuh politiknya usai semua perhelatan pemilu tersebut. Dan ini yang membuat Salim Fakhry unggul pada Musda Golkar Agara kali ini,” urai M Saleh Selian.

“Jadi saya kira, jika semua pihak yang mamiliki suara pada Musda Golkar Agara mendatang enggan memilih Salim Fakhry, maka sebuah kerugian besar yang berujung pada gagalnya partai ini partai pemenang karena tidak dipimpin oleh orang yang bukan ahlinya,” rinci M Saleh Selian.

Di ujung tanggapannya, M Saleh Selian, mengatakan. “Kata kuncinya sudah jelas, HM Salim Fakhry, satu-satunya kader yang pantas memimpin Partai Golkar Aceh Tenggara, dan itu bisa kita buktikan.

Dikarenakan tidak ada satupun kader golkar Agara yang capaian karir politiknya segemilang putra lawe bulan, Kutacane ini, dan itu faktanya yang mungkin sulit dibantahkan, dan diharapkan kenyataan itu benar-benar bisa terwujud pada Musda Golkar mendatang,” pungkas M Saleh Selian.

Sumber